pagi yang cerah , saat sang fajar mulai nampak diujung timur ,
cerah ? semoga saja ,
tak berapa lama dari perkiraanku pagi ini ,
awan mendung pun hinggap di pagiku ,
awan mendung itu membawa kabar yang membuatku seakan memendamkan diriku
kembali pada mimpi ,
ku kuatkan diri , iman , dan segala apapun yang bernaung dalam diriku,
dalam batinku menggerutu "hanya hal kecil" ,
namun tidak sekecil batinku , lihat segalanya berubah dengan hal kecil itu ,
ku buka kembali memori yang tertambat dalam ingatanku ,
segalanya sungguh berbeda dengan masa itu ,
segalanya nampak begitu sempurna ,
hidup , uang , cinta , pendidikan ,
segalanya sempurna ,
Dia memberiku segala yang aku butuhkan bahkan yang aku mau ,
namun hingga saat itu datang , segalanya seakan terbalik ,
tanpa kusadari segala yang aku miliki lenyap satu persatu seiring dengan hembusan nafasku ,
ya begitu cepatnya ,
sungguh cepat ,
batinku kembali menguak ,
baru kusadari hidupku tak sesempurna itu ,
bukan uang atau apapun yang kumiliki saat itu yang membuatku dapat berdiri tegak ,
sungguh suatu yg sangat berat bagiku saat itu ,
iman yang tidak sekuat tembok berlin saat itu pun rapuh ,
bukan karena segalanya yang telah lenyap ,
bukan juga karena marah denganNya
namun ada satu hal yang membegitu membulatkan tekadku ,
ya satu hal yang ingin kumiliki ,
mungkin sejak aku dilahirkan ,
hingga hari itu pun terjadi tepatnya 25 Agustus 2012
Allah , itulah sebutan untukNya sekarang ,
hari setelah itu pun seakan biasa saja seperti hari sebelumnya ,
namun seseorang yang ku panggil ayah mulai mengajarkanku
sesuatu yang cukup berbeda dari kebiasaanku untuk berbincang denganNya ,
sungguh sulit ,
namun aku tak menyerah ,
laki-laki yang disamping ku sekarang pun mendukungku ,
segala hal ia ketahui ia ajarkan padaku ,
menarik , batinku
namun sungguh tak semudah itu ,
angin hitam satu persatu menerpa cantiknya kembang yang sedang mekar itu ,
sungguh lebih lebih dan sangat lebih besar dari biasanya ,
tiupannya begitu kencang hingga hampir saja merontokkan kelopaknya ,
namun akar yang begitu kuatlah yang menjadi alasan kuatnya kembang itu ,
siapa akar itu ?
ya Dia , Dia yang kini kusebut Allah 'lah yang akarnya ,
yang selalu dan selalu menjadi segalanya dan memberi yang terbaik buat ku ,
He's always avalable for me :))
thank's a lot God



